"Pak Ahok yang meninggalkan PDIP bukan PDIP yang menutup itu," kata Andreas di Kantor DPP PDIP, Rabu (11/5).
Ahok lebih memilih maju melalui independen. Melalui relawan Teman Ahok, saat ini tengah dikumpulkan KTP sebagai salah satu syarat dukungan.
Andreas menuturkan, PDI Perjuangan menghargai keputusan Ahok memilih jalur independen. "Itu pilihan Pak Ahok. PDI Perjuangan tidak pernah menutup jalur untuk siapapun," tuturnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua proses penyeleksian untuk memilih sosok yang mampu memimpin Jakarta dilakukan yakni pendaftaran untuk calon dari luar dan pemetaan politik internal.
"Pendaftaran itu dari bawah ke atas, sementara pemetaan politik dari atas ke bawah. Kedua proses itu harus berlandaskan keinginan rakyat," kata Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristianto.
"Bisa saja, calon gubernurnya dari pemetaan DPP dan wakilnya bisa saja muncul dari proses (seleksi) ini atau sebaliknya. Kami akan putuskan saat rapat pleno nanti," kata Hasto. (sur)