"Pertama-tama saya ingin blak-blakan. Karena banyak yang bertanya kepada saya. Tanya, juga komplain ke saya. “Pak Presiden, kenapa Menkopolhukam mengumpulkan DPD-DPD?” Saya jawab, Pak Luhut kan dulu di Dewan Pertimbangan Golkar," kata Jokowi dalam sambutannya di Bali Nusa Dua Convention Center, Sabtu (14/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jokowi mengaku sering ditanyai soal posisi Istana terhadap salah satu bakal calon ketua umum di Munaslub Golkar. Pertanyaan itu muncul saat melakukan kunjungan ke daerah.
Beredar kabar bahwa salah satu bakal calon ketua umum, Setya Novanto mendapat dukungan Presiden Joko Widodo melalui Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan.
Luhut mengungkapkan kedekatannya dengan Setya. Dia juga menyampaikan kesukaannya terhadap pribadi mantan ketua DPR RI tersebut. "Ya kalau saya suka ke Novanto boleh saja. Salah? Kan enggak salah," kata Luhut di kantornya, Senin (9/5).
Sementara, Jusuf Kalla disebut memberi dukungannya kepada bakal calon ketua umum Ade Komarudin. (ded/ded)