"Tidak ada perpecahan. Mereka itu orang-orang cerdas semua kok," kata Idrus di Bali Nusa Dua Convention Center.
Enam bakal caketum lain seperti Aziz Syamsudin, Airlangga Hartarto, Indra Bambang Utoyo, Mahyudin, Priyo Budi Santoso dan Syahrul Yasin Limpo mengikuti jalannya penutupan Munaslub.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Ketua Komite Etik Fadel Muhammad melihat ketidakhadiran Ade menandakan persatuan setelah Munaslub belum benar-benar terlaksana. Namum, dia yakin persatuan itu akan terwujud.
"Iya (mereka tidak hadir), tetapi mudah-mudahan bisa segera rekonsiliasi," ucap Fadel.
Fadel berharap agar rekonsiliasi setelah Munaslub, akan berjalan lancar. Dia juga yakin, Ade maupun bakal caketum lain tidak akan membuat partai baru akibat kekalahan pada Munaslub. Sebab, kata dia, saat pendaftaran mereka sudah terikat dengan perjanjian tidak akan mendirikan partai baru jika kalah dalam Munaslub.
Munaslub resmi ditutup oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang mewakili pemerintah dan Presiden Joko Widodo.
"Dengan seizin ketua umum, ketua dewan pembina, saya mohon izin dengan resmi menutup Munaslub Golkar. Sekian terimakasih," kata Tjahjo saat menutup Munaslub Golkar di Bali Nusa Dua Convention Center.
Penutupan Munaslub kemarin dihadiri jajaran petinggi Golkar, diantaranya Akbar Tandjung, Ketua Dewan Pembina Aburizal Bakrie, dan Ketua Umum Setya Novanto. (pit)