Dia berkata, hal itu sekaligus ajang konsolidasi organisasi dalam program 100 hari kerja partai. "Ada delapan daerah yang saya minta bahwa di dalam menghadapi bulan puasa ini harus menyelesaikan persoalan di dewan pimpinan daerah," kata Setya saat ditemui di sela rapat pleno, di Kantor DPP Golkar, Kamis (2/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Satu juta kader ini hanya simbol tapi programnya adalah mencetak 8,2 juta kader untuk mengalang 32 juta pemilih. Itu sasaran dalam 100 hari yang harus sudah selesai," ujar Nurdin.
Dia mengatakan, salah satu poin dari pakta integritas memuat kesiapan pengurus untuk mengundurkan diri atau diberhentikan dari partai apabila melakukan perbuatan melanggar hukum seperti terlibat kasus narkoba, dan tindak pidana korupsi.
"Bahwa apabila melanggar fakta integritas ini maka siap menerima sanksi sesuai dengan peraturan organisasi," ucap Idrus.
Sebelumnya, Setya telah melantik pemimpin baru DPD I Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Pelantikan terhadap Bupati Purwakarta tersebut dilakukan dihadapan 15.000 kader di Bogor, Jawa Barat.
(obs)