"Itu yang Teman Ahok bilang, 'mereka bilang dukung di media, ngomong di kami, suratnya mana dong?'" kata Ahok, sapaan Basuki, di Balai Kota, Jakarta, Senin (20/6).
Surat pernyataan mendukung Ahok pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun depan dinilai penting sebagai pegangan. Lantaran, satu juta KTP yang sudah terkumpul akan digandakan dan diberi materai untuk mengikuti proses seleksi pada jalur perseorangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika ditanyai lebih lanjut terkait surat tersebut, Ahok mengaku tak mengetahui detail dan prosesnya. Ahok mengatakan partai politik pendukungnya dan Teman Ahok akan bertemu hari ini.
Ketika dikonfirmasi ke Teman Ahok, mereka menyatakan belum mengetahui informasi pertemuan tersebut. "Kami belum komunikasi sampai sekarang," kata salah seorang pendiri Teman Ahok, Singgih Widiyastono melalui pesan singkat.
Untuk diketahui, sebelumnya Ahok memutuskan untuk maju lewat jalur perseorangan dengan dibantu oleh relawan Teman Ahok yang ditargetkan mengumpulkan satu juta KTP. Target itu terpenuhi kemarin (19/6).
Selain dukungan Teman Ahok, pria yang pernah menjabat sebagai Bupati Belitung Timur itu juga mendapatkan sokongan dari tiga partai politik, yakni Hanura, NasDem, dan Golkar. Dukungan ini membuat Ahok tergoda maju melalui jalur partai yang ia nilai lebih mudah ketimbang lewat independen. Jalur yang akan dipilih, kata Ahok, akan diputuskan setelah Lebaran. (obs)