Dalam kesempatan ini, Ade mengaku sempat membahas beberapa masalah kenegaraan dengan Jokowi.
Misalnya soal Undang-undang Pengampunan Pajak yang diharapkannya rampung dalam dua hari kedepan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, dia menyampaikan kepada Presiden bahwa surat pengajuan Komisaris Jenderal Tito Karnavian sebagai calon Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) telah dibacakan dalam rapat paripurna DPR, kemudian dibahas dalam Rapat Badan Musyawarah DPR pada hari ini.
Selain itu, Akom juga menyampaikan kepada Presiden bahwa DPR masih memproses Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) sebagai tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.
Turut hadir dalam acara ini Ketua DPD RI Irman Gusman, Jaksa Agung M. Prasetyo, Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Kemudian juga tampak Kepala BIN Sutiyoso, Ketua BPK Harry Azhar Azis, Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali dan Ketua Komisi Yudisial.
Sementara Beberapa pimpinan partai politik yang hadir adalah Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PPP Romahurmuziy, dan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) yang juga calon Kapolri Komisaris Jenderal Tito Karnavian juga hadir. Kedatangan Tito di kediaman Ade.
Tito baru diketahui hadir ketika Ade menyampaikan sambutan yang menyebut nama calon Kapolri tersebut. "Selamat datang Pak Kapolri dan calon Kapolri," kata Ade. (sur)