Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan aksi tersebut sebagai sikap buruh atas sejumlah kebijakan Gubernur DKI Jakarta saat ini, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, yang tidak berpihak kepada masyarakat kecil dan cenderung tunduk pada pemodal.
"Kami mencari sosok yang punya kemampuan makroekonomi, dan punya empati serta kepedulian. Kami memutuskan mendukung Rizal Ramli menjadi calon gubernur," kata Iqbal di Gedung Juang Cikini, Jakarta, Senin (8/8).
Lihat juga:Enam Partai Rapatkan Barisan Melawan Ahok |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami melakukan rangkaian kegiatan, yang mengumpulkan gagasan-gagasan. Hari ini ada seminar reklamasi, nanti ada sumber waras. Kedua akan ada gerakan mengajak masyarakat," kata Iqbal.
Sementara, aktivis yang mewakili GSI, Ratna Sarumpaet mengimbau agar partai politik mau mendengar aspirasi masyarakat dengan mengusung Rizal sebagai calon gubernur DKI Jakarta.
"Saya mengimbau parpol melihat nasib rakyat. Kalau kali ini saja gagal mendukung, mereka akan selamanya menyesal," kata Ratna.
Ratna yang turut membubuhkan tandatangannya mendukung Rizal, berkata selama memimpin Jakarta, Ahok telah banyak melakukan kesalahan kepada masyarakat Ibu Kota.
Untuk itu, Ratna menjelaskan, karena peluang Rizal maju melalui jalur independen sudah tertutup, ia berharap banyak kepada partai politik. Dukungan kepada Rizal baru dilakukan karena, mantan Menteri Koordinator Kemaritiman itu, baru terkena perombakan kabinet dua pekan lalu.
Hingga kini, Ratna mengaku belum mengetahui komunikasi antara partai politik dengan Rizal untuk menjadi calon yang diusung pada Pilkada DKI Jakarta.