Koordinator Jaklovers Sherly Anavita menyatakan, kelompok tersebut dibentuk hanya untuk mendukung Risma dan sudah berkomitmen tak akan mendukung calon lain dengan mengatasnamakan Jaklovers.
"Kami sebagai masyarakat akan tetap mendukung proses pemilihan umum, tapi tak akan mengalihkan suara Jaklovers ke pada sosok lain," ujar Sherly saat ditemui di Jakarta, Sabtu (13/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seandainya hingga akhir masa pendaftaran Risma tak juga dicalonkan, maka Jaklovers akan menerima keputusan tersebut.
Risma memang santer diisukan akan diusung oleh PDI Perjuangan sebagai calon gubernur DKI Jakarta dalam Pilkada 2017.
Namun dalam sejumlah kesempatan Risma menyatakan tak berniat maju di Pilkada DKI Jakarta. Dia beralasan ingin menyelesaikan tugasnya sebagai Wali Kota Surabaya.
Hal itu tak menyurutkan dukungan politik kepada dirinya. Sejumlah kelompok relawan Presiden Joko Widodo bahkan ikut mendukung seandainya Risma maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta.
Keputusan soal pencalonan Risma ini akan bergantung sepenuhnya pada keputusan DPP PDI Perjuangan.
Sebagai partai yang memiliki 28 kursi di DPRD DKI, PDI Perjuangan berhak mengajukan calon gubernur dan wakil gubernur sendiri tanpa koalisi dengan partai lain. (wis/wis)