Mantan Kepala Badan Intelijen Abdullah Mahmud Hendropriyono pekan lalu mengklaim terpilih menjadi orang nomor satu PKPI secara aklamasi. Hendro pernah menjadi orang penting di Kopassus dan memimpin badan telik sandi pada era pemerintahan Megawati Soekarnoputri.
Mantan jenderal bintang empat itu berkata, pemilihan tersebut terjadi Sabtu pekan lalu, pada kongres luar biasa yang dihadiri seluruh perwakilan pengurus daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya ditunjuk sampai terbentuk kepengurusan yang baru," ujarnya seperti dilansir Detikcom. Haris juga menuding forum yang memilih Hendro sebagai pertemuan abal-abal.
Pertengahan 2015, ketika Sutiyoso memutuskan menonaktifkan diri dari PKPI, jabatan ketua umum parpol itu untuk sementara sempat dipegang mantan Bupati Kutai Timur, Isran Noor.
Bertabur bintang
PKPI berdiri sesaat sebelum pemilihan umum 1999. Kala itu, PKPI masih bernama Partai Keadilan dan Persatuan.
Partai yang berkantor pusat di Menteng, Jakarta, tak jauh dari markas utama PDIP itu didirikan sejumlah tokoh nasional. Di antara para pendiri itu, terdapat mantan pejabat tinggi militer.
Try Sutrisno dan Edi Sudrajat adalah mantan pejabat teras di lingkungan TNI yang tercatat dalam pendirian PKPI.
Yusuf pensiun dari TNI AD dengan pangkat letnan jenderal. Kini ia berstatus sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden. (gil/agk)