Hendrawan menyatakan, belakangan ini Megawati semakin kuat memberikan sinyal politik terkait Pilkada DKI Jakarta.
"Sinyalnya semakin jelas, kok. Ini hanya tinggal tergantung pada kecerdasan dan kepekaan kader dalam menangkap sinyal Ibu Mega," kata Hendrawan kepada CNNIndonesia.com, Kamis (1/9) siang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam beberapa pekan terakhir hubungan Megawati dengan Ahok memang semakin dekat. Saat menghadiri Rapimnas Partai Golkar, Juli lalu, Ahok bahkan sempat berada satu mobil dengan Megawati.
Pihak DPP sebenarnya sudah membantah penggantian Bambang DH terkait dengan politik menjelang Pilkada Jakarta. Namun, bantahan itu tetap tidak menghilangkan aroma politik dalam penggantian itu lantaran Bambang DH dikenal sangat kritis terhadap Ahok.
Keputusan final terkait Pilkada di Jakarta berada sepenuhnya di tangan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.
Hendrawan mengatakan, keputusan itu akan diumumkan pada hari-hari terakhir menjelang pendaftaran pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta
(wis/obs)