Demikian kesimpulan umum hasil survei Lembaga Survei Politik Indonesia (LSPI) yang dirilis Jumat, 2 September 2016 di Jakarta.
Survei LSPI dilakukan pada tanggal 22-28 Agustus 2016 dengan metode multistage random sampling dengan jumlah sampel 440 responden dan margin of error sebesar 4.8 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam hasil survei itu, sebanyak 32.7 persen warga Ibu Kota meragukan pemimpin hasil Pilkada DKI Jakarta bisa mengatasi masalah Jakarta yang paling utama, yakni kemacetan dan banjir.
Elektabilitas Ahok itu menurun jika dibandingkan hasil survei LSPI sebelumnya yang mencatat elektabilitas sebesar 36.2 persen.
Temuan lain dalam survei LSPI adalah munculnya kekhawatiran warga terhadap meningkatnya sentimen etnis dan ras jelang Pilkada. Sebanyak 17 persen responden menyatakan khawatir terhadap hal tersebut. Sedangkan 3.2 persen responden khawatir hal itu memicu kerusuhan.
LSPI mengatakan temuan tersebut penting untuk semua pihak sebagai peringatan sehingga bisa diambil langkah-langkah pencegahan.
(wis)