"Hari ini adalah hari yang panjang dan tidak mudah, tapi bersejarah dalam perjalanan hidup saya," kata Agus saat berpidato di Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Jumat (23/9).
Agus berpidato usai mendaftar sebagai bakal calon gubernur bersama Sylviana Murni sebagai pasangan politiknya di Komisi Pemilihan Umum Daerah sekitar pukul 20.00 WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agus mengakui dua hari lalu empat parpol Poros Cikeas memang meminta kesediaannya untuk maju dalam Pilkada sebagai calon gubernur periode 2017-2022.
Waktu yang dimilikinya, menurut Agus, sangat terbatas. Alasannya, dia baru kembali dari Darwin, Australia dengan membawa pasukan yang dipimpinnya dari latihan bersama dengan TNI AD dan Tentara Angkatan Darat Australia.
Pagi ini, Agus sudah memberikan surat pengunduran dirinya yang diterima oleh Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Mulyono. Sebelum mengundurkan diri, Agus menjabat Komandan Batalyon Infantri Mekanis 203/Arya Kemuning.
Meski demikian, Agus mengatakan, tugasnya saat ini tidak mudah karena terdapat tantangan besar dalam menangani persoalan di Jakarta. Namun, Agus memilih untuk menjadi calon gubernur dalam Pilkada sebagai tugas melayani masyarakat.
"Semboyan dan semangat yang kami usung adalah Jakarta untuk rakyat," tuturnya. (asa)