"Ini luar biasa dan memang pantas karena kami sama-sama orang Betawi," kata Sylvi saat ditemui di kediamannya, Selasa malam (11/10).
Lulung disebut memiliki basis Betawi yang besar, sedangkan Sylvi pernah menjadi None Jakarta pada 1981.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Beliau juga tahu bagaimana perjuangan di mana kami ingin melayani masyarakat dengan baik dan beretika," kata mantan Kepala Satpol PP DKI tersebut.
Banyak pihak merasa terkejut karena menyangka Lulung mengikuti pilihan Djan Faridz, elite PPP yang selama ini satu kubu dengannya dan berseberangan dengan kubu Romahurmuziy, mendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
“Ibu Sylvi adalah putri Betawi yang punya karier sangat baik. Dia juga punya cikal bakal untuk memegang pemerintahan DKI Jakarta,” kata Lulung.
Lulung menambahkan, “Saya hadir di sini sebagai kapasitas pribadi. Secara pribadi, saya dukung (Agus-Sylvi). Saya anak tentara dan saya anak Betawi. Jelas garisnya."
Untuk mempertegas, Lulung mengatakan, “Sudah jelas, saya pribadi tidak akan (mendukung Ahok). Sudah jelas, sudah berkali-kali (itu saya ucapkan).” (rdk/obs)