Setelah Jumat (28/10) pagi mengisi dengan agenda internal, Agus dijadwalkan salat jumat di Masjid Sunda Kelapa, Menteng. Setelah itu ia baru menggelar acara diskusi di sebuah restoran tak jauh dari Masjid Sunda Kelapa.
Lihat juga:Dana Awal Kampanye Agus-Sylvi Hanya Rp5 Juta |
Satu wilayah yang selama masa sosialisasi tak disambangi oleh Agus adalah Kepulauan Seribu.
Agus maju di Pilkada 2017 di DKI Jakarta berpasangan dengan Sylviana Murni. Dengan diusung oleh empat partai, Agus-Sylvi akan menghadapi pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno serta pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat.
Menurut Komisioner KPU DKI Jakarta Bidang Pencalonan dan Kampanye Dahliah Umar, waktu pelaksanaan rapat umum peserta Pilkada akan ditentukan dalam waktu dekat. Saat ini, KPU DKI disebut masih menunggu usul waktu dan tempat rapat umum dari tim kampanye masing-masing pasangan calon gubernur dan wakil gubernur.
Saat rapat umum, peserta Pilkada diizinkan mengundang pejabat negara untuk hadir. Namun, pemberitahuan awal harus disampaikan jika mereka hendak mengundang pejabat negara dalam rapat umum.
Dalam kampanye terbuka itu, peserta Pilkada dilarang memberi uang tunai kepada pendukungnya yang hadir di rapat umum. Namun, KPU DKI mengizinkan mereka memfasilitasi transportasi dan pemberian makan pendukung selama acara berlangsung.
Rapat umum juga tak boleh digelar melebihi pukul 18.00 WIB. Selain itu, KPU DKI juga merekomendasikan batas maksimal massa hingga 20.000 orang dalam setiap rapat umum yang diselenggarakan. (sur/agk)