"Kita semua sebagai pimpinan lembaga negara atau pemimpin negara harus menjawab semua kritik mahasiswa agar mereka mendapatkan informasi yang benar," kata Fahri di Gedung MPR/DPR RI, Jakarta, Kamis (12/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah, menurutnya, hanya perlu menjawab kritik mahasiswa apa adanya tanpa menutupi kenyataan.
Aliansi BEM Seluruh Indonesia pada hari ini menggelar demonstrasi secara serentak di 19 kota, termasuk Jakarta. Aksi itu diklaim bakal melibatkan ribuan mahasiswa dari berbagai kampus.
Mereka mengajukan tiga tuntutan kepada pemerintah. Salah satunya, menuntut PP No.60 Tahun 2016 tentang kenaikan tarif penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dicabut.
Selain itu, aliansi tersebut juga menolak kenaikan tarif dasar listrik golongan 900 VA dan mendesak dikembalikannya subsidi untuk tarif dasar listrik golongan 900 VA. Mereka menilai kebijakan itu semakin membebani rakyat.
"Ditambah lagi saling lempar tanggung jawab dengan kebijakan yang mereka ambil sendiri, seakan pemerintah hari ini tidak serius dalam mengurusi rakyatnya," kata Koordinator Aliansi BEM seluruh Indonesia wilayah Yogyakarta-Jawa Tengah, Zaki Mukarom.