"Ya Allah, Tuhan YME. Negara kok jadi begini. Juru fitnah & penyebar 'hoax' berkuasa & merajalela. Kapan rakyat & yg lemah menang? *SBY*," tulis SBY di twitter, Jumat (20/1).
Juru Bicara Partai Demokrat Imelda Sari mengatakan apa yang disampaikan oleh SBY merupakan bentuk peringatan kepada masyarakat Indonesia soal hoax. Jangan sampai informasi fitnah yang ditujukan kepada suatu pihak kemudian dianggap sebagai informasi yang benar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Imelda, cuitan SBY merupakan salah satu bentuk imbauan kepada masyarakat Indonesia. Imbauan itu juga tidak luput dari kontestasi Pilkada DKI 2017. Dimana putra sulungnya, Agus Harimurti Yudhoyono diusung sebagai calon gubernur.
Lihat juga:SBY Beri Tiga Pesan untuk Agus Sebelum Debat |
"Saya pikir enggak ada kaitan dengan kasus dugaan korupsi, tapi secara general mengenai situasi politik terakhir ini jangan sampai kita kemudian lebih banyak menggunakan rumor dan kampanye hitam. Sehingga kemudian hal seperti itu yang leading," kata Imelda.
Cuitan SBY cukup mendapat perhatian dari pengikutnya di twitter. Sampai saat ini cuitan itu sudah disukai sebanyak 3,9 ribu, dibagikan sebanyak 5,3 ribu dan dikomentari sebanyak 2,8 ribu. Namun jumlah tanggapan itu sangat sedikt jika dibanding dengan pengikut SBY yang kurang lebih mencapai 9,4 juta.