Ketua Bawaslu R.I. Muhammad berkata, lembaganya memiliki catatan potensi pelanggaran paling tinggi di aspek pendataan pemilih. Namun, Bawaslu mengklaim telah mengantisipasi potensi-potensi tersebut.
"Kita sudah identifikasi di TPS ini apa, di kelurahan ini apa (masalahnya). Sudah kita antisipasi sehingga kita optimis lebih baik," ujar Muhammad di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, dikutip Sabtu (11/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pendaftaran akan dibuka hingga Senin (13/3). Setelah itu, rekapitulasi akan dilakukan sebelum KPU DKI meminta masukan warga ihwal daftar pemilih sementara (DPS) yang tersusun.
Untuk mengatasi masalah itu, KPU DKI disebut akan meminta bantuan Pemerintah Provinsi ibu kota untuk mengaktifkan sekretariat PPS.
"Harusnya ada sekretariat. Kita baru mau bersurat kepada Plt Gubernur DKI Jakarta supaya sekretariat PPS diaktifkan. Dibantu sama pihak kelurahan seharusnya, sekretariat PPS itu kan PNS," katanya.