"APBD Perubahan saya kira akan lebih mudah lagi karena APBD Perubahan itu penyesuaian APBD yang sudah dilaksanakan, dan yang tidak bisa dilaksanakan," katanya di Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (22/4).
Dia memastikan, DPRD akan mempermudah dan mempercepat pembahasan APBD-P tahun ini selama programnya untuk kepentingan masyarakat. Percepatan itu menurutnya, bukan karena calon gubernur Anies Baswedan yang memenangkan Pilkada DKI Jakarta versi hitung cepat akan menggantikan Ahok.
Taufik pun menyebut proses pembahasan APBD 2017 dengan pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta Sumarsono dilakukan secepat mungkin tanpa deadlock.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bukan soal itu (Anies). Sumarsono bukan kami yang dukung (jadi plt gubernur), tetapi kami laksanakan (pembahasan APBD 2017) tepat waktu," ujar Taufik.
Lihat juga:Anies Sentil Ahok soal Penyusunan APBD |
Ahok menargetkan penyusunan APBD-P tahun ini dapat diselesaikan pada sisa masa jabatannya hingga Oktober mendatang. Ia pun tak segan jika harus kembali berdebat dengan pihak DPRD untuk pembahasan tersebut.
Kamis (20/4) lalu, Ahok bertemu Anies di Balai Kota Jakarta. Salah satu topik yang dibhas dalam pertemuan itu soal APBD-P. Ahok menyatakan akan membuka data untuk Anies agar memperlancar pembahasan APBD-P DKI Jakarta.
Pria asal Belitung Timur itu tak ingin program anies nantinya tak terealisasi karena mandek di DPRD. Ahok ingin memastikan selama masa transisi pemerintahan hingga enam bulan ke depan, semua program berjalan lancar.
"Saya sampaikan ke Pak Anies, APBD-P yang saya susun jangan sampai deadlock, kalau nanti ditolak DPRD dan berantem, kasihan Pak Anies," kata Ahok usai bertemu Anies.