Kekhawatiran Hawking itu dituangkan dalam kata pengantar buku berjudul "Starmus: 50 Years of Man in Space" yang berisi kompilasi pemikiran para ilmuwan dan astronom ternama. Hawking mengatakan Partikel Tuhan mungkin bisa menjadi tidak stabil.
“Potensi Higgs Boson memiliki fitur mengkhawatirkan yang mungkin menjadi sangat tidak stabil pada energi di atas 100 miliar giga electron volts (GeV),” tulis Hawking, seperti dikutip dari The Sunday Times.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebuah akselerator partikel yang mencapai energi 100 miliar GeV ini disebut Hawking akan lebih besar dari bumi.
Dalam seminar kala itu dinyatakan bahwa Partikel Tuhan memiliki massa antara 125-126 GeV atau 133 kali lebih berat dari massa proton.
Ia menjadi unsur sangat penting untuk menjelaskan mengapa hal-hal di dunia ini memiliki massa dan dapat menggambarkan partikel dasar yang membentuk alam semesta beserta gaya yang bekerja.
Penemuan Partikel Tuhan sesuai dengan teori fisikawan Peter Higgs asal Inggris pada tahun 1960-an, ketika ia berusia 34 tahun.