Cook mengklaim layanan ini mendapat sambutan baik dari berbagai pihak. Saat ini Apple telah bermitra dengan jaringan pembayaran Visa, Mastercard, dan American Express.
Apple Pay akan tersedia di 220 ribu lokasi di Amerika Serikat yang telah memanfaatkan pembayaran mobile melalui koneksi Near Field Communications (NFC). "Sangat mudah, dan aman, itu adalah cara pribadi untuk melakukan pembayaran," kata Cook seperti dikutip dari CNet.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apple mengumumkan bahwa mereka telah bekerja sama dengan beberapa perusahaan ritel, bahkan perusahaan makanan cepat saji.
Bersaing dengan Google Wallet
Persaingan ketat diperkirakan akan terjadi pada pasar pembayaran mobile ini. Pesaing berat Apple, yaitu Google, telah menyediakan layanan serupa dengan nama Google Wallet.
Namun, layanan ini diperkirakan cukup berat untuk mengejar perkembangan Apple Pay karena Google baru bekerja sama dengan satu penyedia layanan kartu kredit.
Google Wallet juga dapat memanfaatkan teknologi nirkabel jarak dekat (NFC) untuk melakukan pembayaran. Dengan teknologi ini pengguna dapat menyimpan informasi dan akun kartu kredit dalam sebuah aplikasi Android. Aplikasi ini akan terhubung dengan komponen NFC.
Saat ini diperkirakan nilai transaksi pembayaran mobile akan mencapau US$ 720 miliar pada tahun 2017. Tidak heran jika Apple dan Google akan bersaing dengan ketat untuk mendapatkan keuntungan dari peluang yang sangat besar ini.