Dikutip dari siaran pers NASA, William Gerstenmaier, Associate Administrator Human Exploration and Operation Directorate, mengatakan bahwa persediaan bahan makanan di ISS semakin menipis.
"Awak stasiun ruang angkasa internasional sedang dalam bahaya kehabisan makanan dan persediaan penting lainnya saat ini," ujar William. "Kami akan terus berupaya dan bergerak maju setelah kami memahami penyebab kecelakaan ini.”
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Orbital telah menunjukan kemampuan luar biasa dalam dua misi pertama awal tahun ini. Peluncuran roket adalah usaha yang sulit dan kita belajar dari setiap keberhasilan dan kegagalan," kata William.
Ledakan roket Antares yang terekam kamera |
Antares meledak enam detik setelah mengudara dan menyebabkan kerusakan besar di fasilitas peluncuran roket di Virginia, Amerika Serikat. Menurut juru bicara NASA, Jay Bolden, kegagalan ini disebabkan adanya beberapa kerusakan pada roket.
Orbital Sciences mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini dan berjanji mengusut tuntas penyebab kecelakaan. "Kami akan mengusut tuntas kecelakaan ini dan melakukan tindakan agar kejadian ini tidak terulang," ujar Frank L. Culbertson Jr., Executive Vice President untuk Orbital Sciences Corp.
Antares sendiri awalnya dijadwalkan meluncur pada hari Senin waktu setempat, namun mundur karena jalur penerbangan yang belum steril.
Ledakan roket Antares yang terekam kamera