Brandon LaGanke salah satu pembuat film yang berbasis di Brooklyn, Amerika, mengatakan bahwa ia ingin mengeksplorasi lebih jauh mengenai penggunaan drone dan salah satunya adalah untuk membuat film dewasa.
"Rencananya kami akan mengambil beberapa pemandangan indah dari atas, dan menempatkan orang-orang untuk beradegan seks di dalamnya," ujar Brandon dikutip dari Motherboard vice, Kamis (6/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penggunaan drone juga bisa menciptakan berbagai adegan baru dengan berbagai latar belakang, pantai, penggunungan, pertanian, bahkan di hutan dengan berbagai sudut pandang unik.
“Kami melakukan adegan yang terkadang sulit direkam dari daratan, dengan menerbangkan drone, Anda bisa melihat seluruh adegan,” ujar John.
Selama ini, penggunaan pesawat tanpa awak memang memang identik dengan operasi militer. Badan Intelejen Amerika pertama kali menggunakan drone jenis Predator untuk memburu Osama Bin Laden di Provinsi Paktia, Afganistan.
Di Indonesia, drone mulai banyak diperbincangkan ketika Presiden Joko Widodo dalam kampanyenya mengatakan akan menggunakan drone dalam pengawasan perairan Indonesia.
Pada kenyataannya drone kini juga sering dipakai untuk operasi non militer. Para fotografer misalnya, kerap memanfaatkan pesawat tanpa awak ini untuk mengambil gambar secara luas.
Kemudian toko retail Amazon, sempat ingin menggunakan drone sebagai kurir pengantar barang. Kini, fungsi drone mulai dilirik industri film porno untuk merekam berbagai adegan seks yang tidak biasa.