Menurut Deputi Kepala BPPT Bidang Teknologi Informasi Energi dan Mineral, Hammam Riza, pemanfaatan e-Goverment dapat diaplikasikan dalam berbagai sektor pemerintahan, efektif dan menghemat anggaran pengeluaran.
"Seluruh penyelenggaraan dan pelayanan berbasis elektronik bisa menurunkan cost yang selama ini kita keluarkan dari berbagai bidang," ujar Hammam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Satu perangkat dengan modal misalkan 10 juta, bisa digunakan hingga 100 kali pemungutan suara, dan secara simulasi di beberapa daerah, kita bisa hemat hingga 50 persen," lanjutnya.
"Misalkan untuk sektor pengadaan barang, mungkin sistemnya tidak bisa menghemat pengeluaran. Tapi sistem ini bisa meminimalisir tindakan korupsi karena dapat dipantau secara langsung dan elektronik," kata Hammam.
E-Goverment merupakan salah satu program yang termasuk dalam Rencana Pita Lebar Indonesia yang mencakup e-Kesehatan, e-Pendidikan, e-Pengadaan dan e-Logistik.
Hammam juga menambahkan bahwa BPPT sebagai lembaga yang ikut terlibat secara langsung dalam penyelenggaraan e-Goverment akan berusaha untuk terus mendampingi pemerintah dan bidang industri untuk ikut terus mengembangan program ini.