“Rosetta mencoba menjawab pertanyaan besar tentang sejarah sistem tata surya kita,” kata Matt Taylor, ilmuwan proyek Rosetta di Badan Antariksa Eropa (ESA), seperti dikutip CNN, Kamis (13/11).
“Seperti apa kondisi sebenarnya dan bagaimana ia berevolusi, apa peran komet dalam evolusi ini dan bagaimana komet bekerja,” kata Taylor lagi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rosetta berangkat dari Bumi pada 10 tahun lalu membawa Philae dan menjelajahi ruang angkasa sejauh 6,4 miliar mil sebelum mendekati Komet 67P/Churyumov-Gerasimenko pada awal Agustus lalu. Komet itu sendiri saat ini berjarak sekitar 310 juta mil dari Bumi.
Philae melepaskan diri dari pesawat induknya pada Rabu (12/11) sore dan mendarat di komet sekitar tengah malam.
Philae sendiri berbobot sekitar 100 kilogram dan ukurannya nyaris sama dengan mesin cuci di rumah. Komet 67P/Churyumov-Gerasimenko sendiri punya diameter sekitar 4 kilometer.