Dalam kerja sama ini Foxconn akan memproduksi tablet Android pertama Nokia yang diberi nama N1, berdasarkan desain dan standar yang disediakan Nokia. Selain menjadi perakit, Foxconn juga melakukan hal yang berhubungan dengan pemasaran dan penjualan produk tersebut.
Foxconn merupakan perusahaan asal Taiwan yang memiliki pabrik di Tiongkok. Perusahaan ini telah lama dipercaya Apple untuk merakit iPhone, iPad, hingga MacBook. Foxconn juga menjadi mitra bagi Dell, Sony, hingga Nintendo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejatinya, Nokia punya ambisi membangun kembali perusahaan mereka sebagai penyedia produk teknologi dengan kualitas tinggi, meskipun kali ini mereka harus menaruh kepercayaan kepada Foxconn untuk mengasuh merek Nokia.
Tablet Nokia N1 memang terlihat sangat mirip dengan Apple iPad Mini. Ia mengusung desain dengan dimensi 200.7 mm x 138,6 mm x 6,9 mm.
Tenaganya diperkuat oleh prosesor quad-core Intel Atom Z3580 kecepatan 2,3 GHz, mendukung teknologi 64-bit, RAM 2GB, kamera utama 8 megapixel dan kamera depan 5 megapixel.
Sistem operasi yang digunakan adalah Android 5.0 (Lollipop). Nokia melakukan modifikasi pada tampilan, ikon, dan navigasi ini dalam aplikasi peluncur Z Launcher. Sehingga, pengalaman yang dirasakan pengguna dalam memakai tablet N1 adalah pengalaman yang dirancang Nokia.
Tablet ini dijual seharga US$ 249 dan akan dipasarkan pertama kali di Tiongkok pada Februari 2015. Setelah itu, ia akan dipasarkan di sejumlah negara Eropa.
Grup bisnis Nokia yang berbasis di Espoo, Finlandia, saat ini mengandalkan tiga unit bisnis yang tersisa setelah mereka menjual unit bisnis ponsel dan layanan kepada Microsoft senilai US$ 7,2 miliar.
Ketiga unit yang diandalkan Grup Nokia itu adalah bisnis infrastruktur dan jaringan telekomunikasi (Nokia Solutions and Networks), layanan peta digital (Nokia Here), serta unit pengembangan teknologi dan lisensi paten (Advanced Technologies).
Pada awal November lalu, Microsoft menghilangkan merek Nokia dari seri ponsel pintar Lumia yang berbasis Windows Phone, namun merek Nokia masih dipakai pada untuk ponsel fitur seri Asha.