Dikutip dari TheVerge, menurut pihak Toyota, pembuatan mobil dengan bahan bakar hidrogen ini dilakukan karena mobil dengan tenaga listrik sebagai alternatif bahan bakar masih belum bisa digunakan dengan maksimal.
Mengingat kendaraan dengan tenaga listrik belum bisa menjangkau jarak yang cukup jauh untuk dikendarai. Ditambah pengisian daya mobil listrik yang dianggap menghabiskan banyak waktu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut pihak Toyota, mobil jenis sedan dengan nama Mirai ini akan dijual dengan harga berkisar US$ 57.500 atau sekitar Rp 695 juta.
Untuk sementara mobil ini akan tersedia di wilayah California, Amerika Serikat dan stasiun pengisian bahan bakarnya baru tersedia di beberapa wilayah yaitu New York, New Jersey, Massachusetts, Connecticut dan Rhode Island.
Toyota mengklaim bahwa mobil ini akan sangat menekan pengeluaran emisi kendaraan. Karena mobil ini hanya akan memancarkan uap air saat digunakan.