Teknologi generasi kedua ini diberi nama Eyecan+. Ia berupa kacamata khusus yang terhubung secara nirkabel dengan perangkat pendeteksi yang dipasang di bagian bawah monitor komputer.
Setelah kacamata dan perangkat pendeteksi terhubung, komputer ini menyajikan sejumlah pilihan navigasi, termasuk "klik" untuk memilih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Senang bertemu Anda, semua orang. Saya senang bahwa mouse mata dikembangkan di Korea. Mouse mata bukan hanya perangkat teknologi informasi, tapi lengan dan kaki untuk pasien dengan penyakit lanjut. Saya berharap bahwa penelitian semacam ini akan dilanjutkan," demikian isi pesan yang dibuat oleh Shin.
Bahkan, Shin sudah bisa melakukan navigasi drag-and-drop dan sesekali bermain game lempar burung Angry Birds.
Hingga kini Samsung tidak memiliki rencana untuk mengkomersialkan teknologi ini, namun perusahaan punya rencana untuk merilis kode sumber dan desainnya. Dalam membuat Eyecan+, Samsung setidaknya mengeluarkan biaya sebesar US$ 500.