Hayabusa-2, pesawat nirawak yang menggunakan mesion ion itu rencananya akan melakukan perjalanan di luar angkasa selama tiga tahun untuk menemukan asteroid 1999 JU3. Asteroid ini diperkirakan dapat segera 'ditaklukan' sekitar bulan Juni 2018 mendatang.
Hayabusa-2 akan melepaskan anak pesawat bernama Mascot dan rover bernama Minerva 2 untuk mendarat di permukaan asteroid. Rover akan bertugas menilai medan asteroid serta mencari lokasi-lokasi terbaik, kemudian Hayabusa-2 sendiri ditugaskan untuk mengumpulkan sampel asteroid dengan serangkaian manuver sederhana. Data yang terkumpul diharapkan oleh JAXA dapat menyajikan petunjuk mengenai asal-usul air dan kehidupan yang terbentuk di planet Bumi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hayabusa-2 dijadwalkan meninggalkan asteroid 1999 JU3 pada Desember 2019 dan mendarat di Bumi pada penghujung tahun 2020.
Sebelumnya, JAXA pernah mengirim pesawat robotik Hayabusa yang juga mendarat di asteroid Itokawa pada 2010 lalu. Asteroid Itokawa hanya berukuran sekitar 500 meter dan sukses menyajikan penelitian mengenai sifat dasar asteroid kecil yang tengah mendekati Bumi.