Ke depannya seluruh ponsel keluaran Microsoft tak lagi mencantumkan nama Nokia, diganti sekadar 'Lumia' atau merek lain milik Microsoft.
Peralihan merek ini bukan hal mudah, dan sudah disadari Microsoft. Namun di balik semua itu mereka mengaku punya rencana yang lebih besar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hamilton-Whyte mengakui merek Nokia adalah merek terkuat yang pernah ada untuk perangkat ponsel. Namun, ia berpendapat masa depan akan menciptakan ekosistem serba mobile nan canggih, sehingga pada akhirnya perkembangan akan selalu terjadi.
Sementara Manajer Produk Microsoft Devices Indonesia, Wirda Haryany menjelaskan soal edukasi terhadap masyarakat terkait peralihan merek Nokia.
Pihak Microsoft kerap mengadakan sosialiasi branding secara berkala, yaitu dengan cara retail experience dan roadshow ke banyak universitas.
"Kami perlu menginformasikan produk baru Lumia ini agar masyarakat tahu secara bertahap bahwa memang ada peralihan merek Nokia," ujar Haryany.
Khusus untuk edukasi yang fokus pada produk Lumia, Microsoft mendirikan gerai berkonsep "Microsoft Experience Zone", di mana para pengunjung dapat mencobakan produk Lumia secara langsung. Haryany mengatakan gerai ini sudah tersebar di 7 kota termasuk Jakarta.