Para peneliti telah menemukan bahwa belut listrik menggunakan aliran listrik mereka sebagai "remot kontrol" bagi mangsanya. Dalam percobaan yang dilakukan, ditemukan bahwa mekanisme remot kontrol yang dilakukan oleh belut listrik adalah dengan cara membajak sistem saraf mangsanya.
Ketika belut ini mengeluarkan aliran listrik, secara cepat aliran ini menginduksi dan memberikan kontraksi jaringan neuron untuk merangsang pergerakan otot pada mangsanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknis, belut listrik memiliki sekitar 80 persen sel khusus pada tubuhnya yang bekerja sebagai baterai biologis. Mereka menghirup udara melalui selaput lendir pada mulut untuk menyerap oksigen dan bertahan hidup pada musim kemarau.
Secara pemanfaatan, belut listrik ini banyak digunakan dalam bidang kesehatan di berbagai negara dunia. Di Amerika, hewan ini banyak digunakan sebagai obat oesteoporosis dan sebagai penawar racun dari gigitan serangga dan ular.