New Horizons menjelajah ruang angkasa dalam kondisi setengah tertidur selama 6 tahun belakangan. NASA membangunkannya tiap dua kali setahun untuk mengecek instrumen dan latihan manuver yang sekiranya akan dilakukan saat mendekati Pluto.
Sabtu lalu (6/12) NASA kembali membangunkan hibernasi New Horizons. Pesawat tanpa awak yang ukurannya sebesar piano itu dikabarkan telah menempuh jarak 3 miliar mil atau setara 4,8 miliar kilometer.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
New Horizons akan tetap dihidupkan hingga 15 Januari 2015 untuk mulai mengobservasi Pluto dari jarak jauh. Ia akan memanfaatkan kamera beresolusi tinggi untuk menangkap gambar permukaan Pluto.
Rencananya, Juli 2015 nanti New Horizons akan mencapai jarak terdekatnya dengan Pluto, sekitar 12 ribu kilometer menuju permukaannya.
"Kami sangat menanti gambaran nyata dari Pluto sebagai planet terjauh," ujar pemimpin investigasi misi New Horizons, Alan Stern.
"Pengetahuan kami tentang Pluto sama seperti pengetahuan mengenai Mars 50 tahun yang lalu," lanjutnya.
Tim peneliti berharap mereka sudah bisa menerima gambar Pluto pada musim panas 2015 mendatang. Menyadari bahwa perjalanan New Horizons memakan waktu yang sangat lama, Stern dengan semangatnya mengatakan, "kami sebentar lagi sampai di ambang pintu Pluto!"