Penyelaman yang dipimpin oleh Mayor Laut Yudo Ponco Ari, Komandan Detasemen III Kopaska Armatim Surabaya, itu telah menemukan kapal selam jenis U-Boat. Tapi penemuan itu ini bukan yang pertama kali?
Pusat Arkeolog Nasional sebelumnya sudah melakukan pencarian kapal selam itu pada 2013. Bersama sejumlah penyelam lokal, Pusat Arkeologi Nasional berhasil mencapai kapal bernama U-168.
Pihak Kopaska membenarkan hal itu. "Konon ada dua kapal selam yang tenggelam. Kami ingin berkoordinasi dengan mereka, apakah yang mereka temukan sama dengan yang kami temukan, atau memang betul ada dua kapal," kata Yudo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Yudo menekankan, bahwa U-boat tersebut sudah pasti berasal dari zaman Nazi pimpinan Hitler karena bukti yang tertera di balik piring-piring yang mereka temukan.
Diangkat atau Dibiarkan Terkubur di Laut?
Bagaimana 'nasib' dari bangkai kapal selam yang terkubur di dasar laut itu? Duta besar Jerman untuk Indonesia, Georg Witschel berujar, "Biarlah ini menjadi sebuah pemakaman yang harus dijaga."
"Ini akan menjadi heritage. Observasi boleh saja dilakukan, namun anggap saja ini sebuah makam pahlawan yang harus kita hormati," kata Menko Maritim Indroyono Soesilo.