Pusat Vulkanologi dan Badan Geologi mencatat pergerakan tanah di Desa Tunggoro, Kecamatan Sigaluh dan Desa Sidengok, Kecamatan Pejawaran, Kabupaten Banjarnegara mulai terjadi pada Kamis, 11 Desember 2014 pada pukul 11.00 WIB. Gerakan tanah yang terjadi diperkirakan berupa longsoran bahan rombakan pada tebing di tepi jalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertama, morfologi daerah bencana dan sekitarnya yang secara umum berupa perbukitan dengan kemiringan landai hingga terjal. Berdasarkan Peta Prakiraan Wilayah Terjadi Gerakan Tanah Provinsi Jawa Tengah Desember 2014 versi Badan Geologi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, daerah tersebut termasuk zona potensi terjadi gerakan tanah Menengah sampai Tinggi.
Kedua, litologi yang diperkirakan bersifat sarang dengan daya resap air yang tinggi, yaitu berupa lahar dan endapan alluvium dari bahan rombakan gunung api, aliran lava dan breksi, dengan batuan dasar yang berupa aglomerat bersusunan andesit, lava andesit hornblenda, dan tuf.
Ketiga, curah hujan yang tinggi dan lama pada saat dan sebelum kejadian longsor juga turut berkontribusi menggerakkan tanah ke pemukiman penduduk.
Kaji Kelayakan Huni
Temuan tersebut telah disampaikan kepada otoritas dan warga setempat oleh tim yang beranggotakan ahli-ahli geologi tersebut. Tim juga memberikan rekomendasi teknis penanganan bencana longsor.
Selain memberikan penjelasan atas penyebab longsor tersebut. Tim juga akan melakukan kajian kelayakan huni di daerah sekitar bencana dan jika daerah bencana tidak layak huni, tim akan mencari lokasi yang aman untuk relokasi.