Perusahaan asal Jepang itu memang ambisius dalam penciptaan Line yang tak hanya sekadar aplikasi layanan pesan digital saja, namun juga sebagai platform yang menyediakan layanan hiburan.
Line ingin para pengguna global merasakan pengalaman memainkan musik secara menyeluruh di dalam era perangkat mobile seperti sekarang ini. Maka Line Music sengaja diciptakan untuk memuaskan kebutuhan konsumen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari laporan TechCrunch, Line Music memiliki modal sekitar 480 juta yen atau setara dengan Rp 50 miliar dan dikabarkan akan menjadi besutan besar dalam skala global.
Belum ada kelanjutan lagi terkait layanan Line Music, yang jelas Line juga dikabarkan tengah mencanangkan berbagai layanan baru di Jepang, di antaranya pemesanan taksi, pengiriman makanan, dan layanan pembayaran mobile.