CEO Evan Spiegel mengatakan dirinya sangat marah setelah informasi mengenai rencana bisnis rintisannya bocor. Informasi tersebut berada di arsip e-mail miliknya dan CEO Sony Pictures, Michael Lynton, yang juga menduduki jajaran direksi di Snapchat.
Pesan yang 'terselip' di antara data berukuran besar yang dibocorkan oleh oknum peretas itu juga memperlihatkan semacam foto dari ambisi bisnis rintisan yang ingin dibangunnya. Bisnis tersebut adalah perusahaan yang akan fokus pada teknologi perangkat wearable seperti Google Glass.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rasanya saya ingin menangis saat pagi itu, jadi saya pergi berjalan kaki untuk memikirkan beberapa hal," kata Spiegel dalam sebuah memo yang ia publikasikan di akun Twitternya.
Di dalam memo tersebut, Spiegel membela haknya untuk menjaga kerahasiaan atas segala rencananya terkait dengan bisnis Snapchat. "Kami merahasiakannya karena kami harus melakukan segala pekerjaan yang bebas dari penilaian orang-orang, sampai kami siap untuk mengungkapkannya," katanya.