Noah's Ark diklaim akan menjadi bank data DNA pertama di dunia. Nantinya, para ilmuwan diperbolehkan mengumpulkan DNA dari setiap makhluk hidup yang ada di seluruh Bumi, terutama makhluk yang terancam punah.
Kantor pers MSU telah mengkonfirmasi bahwa basis data yang dihasilkan akan berisi biomaterial yang terkumpul dari seluruh cabang MSU, termasuk Botanical Garden, Museum Antropologi, Museum Zoologi, dan lain-lain. Semua depertemen universitas akan terlibat dalam penelitian dan pengumpulan bahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Proyek ini saya beri nama "Noah's Ark". Nantinya akan memungkinkan kita untuk membekukan dan menyimpan beragam materi sel secara kriogenik, yang kemudian bisa direproduksi," ujar Rektor MSU, Viktor Sadivnichy dalam pernyataan pers.
Sadivnichy mengatakan bank data DNA Noah's Ark akan selesai dibangun pada tahun 2018 mendatang. Nampaknya Noah's Ark memang akan besar, namun nyatanya proyek tersebut bukan yang pertama.
Inggris punya Frozen Ark di Universitas Nottingham yang melindungi semua bentuk kehidupan yang terancam punah dan National Museum of Natural History di Washington D.C., Amerika Serikat menjadi 'gudang' hayati (biorepository) terbesar yang menampung 4,2 juta sampel.
(eno)