Menurut prediksi di laporan In The Sky, komet Lovejoy bisa dilihat dari kawasan Jakarta tanggal 30 Januari sekitar pukul 19:07 WIB saat langit senja tengah memudar.
Komet Q2 Lovejoy awalnya ditemukan oleh Terry Lovejoy pada 17 Agustus 2014 kemarin. Ini merupakan komet kelima yang ditemukan oleh Terry, yang sejatinya adalah seorang ahli teknologi informasi sekaligus astronom pemula asal Australia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari laporan situs The Age, seorang ahli astronomi bernama Alan Gilmore dari Selandia Baru mencemaskan apabila bulan purnama akan 'menghanyutkan' pemandangan Q2 Lovejoy dari langit malam.
Sementara situs Sky and Telescope turut mengabarkan, bahwa Q2 Lovejoy bisa dilihat dengan mata telanjang dalam kondisi langit yang baik. (adt/adt)