Tapi ilmuwan sudah menemukan bahwa dari sekitar 6.455 spesies katak ada sedikit spesies yang ternyata melakukan pembuahan internal dan melahirkan bayi katak.
Katak endemik Sulawesi ini sendiri unik karena memiliki sepasang taring yang dipakainya untuk berkelahi melawan pejantan lain. Tapi bagi ilmuwan, caranya bereproduksi itulah yang lebih unik, begitu dilansir oleh Jurnal Plos One, edisi awal pekan ini.
Dr Jim McGuire dari University of California, Berkeley, mengatakan dia berpikir sedang memegang seekor Limnonectes larvaepartus jantan ketika dia langsung menyaksikan kelahiran seekor kecebong.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi, kata McGuire lebih lanjut, ada sejumlah modifikasi terhadap cara berhubungan intim standar itu. Dia bilang, katak Limnonectes larvaepartus itu hanyalah satu dari sekitar 10-12 spesies yang melakukan fertilisasi internal.
Namun masih ada misteri pada katak Limnonectes larvaepartus. Bagaimana si katak ini membuahi sel telur dan melahirkan langsung kecebong sebab katak itu tak punya organ reproduksi konvensional? Para ilmuwan masih menyelidikinya.
Ben Tapley, ahli herpetologi dari Zoological Society of London, mengatakan penemuan spesies baru untuk katak bukanlah hal yang mencengangkan. Tapi menemukan cara baru seekor katak bereproduksi, itulah yang membuat katak Sulawesi ini menarik.