Ilmuwan yang terlibat dalam misi ini, John P. Grotzinger mengatakan, Mars telah memenuhi beberapa kriteria yang dibutuhkan manusia untuk menghuni sebuah planet.
"Sebagai tim, kami menilai bahwa Mars adalah planet yang sangat menarik dan layak untuk dijadikan tempat tinggal," ujar Grotzinger dikutip dari The New York Times.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Roger Summons salah seorang peneliti dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) juga mengatakan hal serupa. Menurutnya, temuan-temuan yang telah dihasilkan dari penjelajahan robot Curiosity di Mars dalam beberapa bulan ini menunjukan bahwa planet merah tersebut mirip dengan Bumi dan layak untuk dihuni.
"Untuk beberapa miliar tahun pertama, kedua planet tersebut (Mars dan Bumi) memiliki kemiripan. Lingkungan yang stabil, dan mendukung kehidupan untuk waktu yang substansial," ujar Summons.
Ia menambahkan bahwa reaksi kimia dan beberapa proses lingkungan yang terjadi pada planet Mars sangat mirip dengan Bumi. Sayangnya, semakin hari kemiripan ini semakin memudar. Namun hal ini tidak menutup kemungkinan untuk menjadikan Mars sebagai planet kedua tempat tinggal manusia.
Pada Desember 2014 lalu, peneliti menemukan senyawa organik yang terkandung dalam sebuah batuan di Mars. Bukan hanya itu, peneliti juga menemukan kandungan air dan mikroorganisme di planet merah tersebut. Penemuan ini semakin meyakinkan para peneliti bahwa planet Mars memang layak dihuni oleh manusia.
(adt/eno)