Ketiganya menerobos masuk ke gudang penyimpanan iPhone dengan cara menggali lubang sedalam 50 sentimeter pada dinding dan berhasil menggondol 240 unit iPhone 6 yang totalnya mencapai 1,4 juta yuan atau setara dengan Rp 2,8 miliar.
Diketahui salah satu lelaki anggota pencuri tersebut bernama Chang. Ia bekerja sebagai sopir dari perusahaan logistik yang memiliki gudang tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut laporan kantor berita Xinhua asal Tiongkok, tiga pencuri tersebut menghabiskan uangnya untuk belanja mobil, emas, dan berjudi.
Pencurian iPhone di Tiongkok dianggap sudah menjadi hal yang biasa, apalagi kini Tiongkok menghasilkan penjualan yang tinggi untuk produk yang diberi harga 6.000 yuan itu.
Pada 2012, seorang siswa SMA berusia 17 tahun dari provinsi Anhui menjual satu ginjalnya kepada kelompok penjual organ tubuh, demi mendapatkan banyak uang lalu membeli iPhone dan iPad.
iPhone curian di AS juga dikabarkan seringkali dijual kembali di pasar gelap Tiongkok. (adt)