"Terakhir kali lompatan detik terjadi, orang menghabiskan waktu untuk memastikan semuanya baik-baik saja dan berharap terhindar dari dampak fenomena ini," kata Torvalds dikutip dari Wired, Senin (12/1).
"Artinya, alasan dari masalah yang terjadi di sini adalah karena ini sangat jarang terjadi dan langka. Banyak orang akan fokus pada masalah ini dan kemudian mengabaikan yang lainnya," lanjutnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada tahun 2012 silam, lompatan detik yang terjadi saat itu menumbangkan layanan internet besar sekelas Foursquare, Reddit, Mozilla, Pirate Bay hingga Linkedln.
Bahkan pada 2012 lalu Torvalds sempat berkomentar bahwa ini adalah fenomena yang membuat jengkel para pelaku industri di internet dan kesulitan menghadapi fenomena ini.
"Hampir setiap kali kita menghadapi lompatan detik, kita menemukan hal yang benar-benar menjengkelkan," kata Torvalds dikutip dari The Verge.
Namun ia menegaskan bahwa fenomena ini hanya sebuah kasus klasik dalam hal sistem pengkodean dan pada dasarnya tidak pernah terjadi dan diuji dalam kondisi normal.
(eno)