Pengunjuk rasa mulai berdatangan ke kantor Indosat di Bekasi sekitar pukul 13.00. Ada aksi membuang kartu SIM Indosat dan mencoret dinding luar kantor dengan cat.
“Kami mengucapkan permohonan maaf kepada warga Bekasi. Tidak ada niat menghina atau melecehkan,” kata Adrian Prasanto, Division Head Public Relations Indosat, saat dihubungi CNN Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Iklan yang dinilai mengejek Bekasi itu dipublikasi oleh akun Twitter @IndosatMania pada 23 Desember 2014. Iklan berbentuk gambar itu sejatinya hendak mempromosikan tarif roaming internasional Indosat di Australia.
“Iklan ini hanya dipublikasi di Twitter, tidak ada di media massa, banner atau TVC,” ujar Adrian.
Selanjutnya, Indosat mengaku akan membuka komunikasi dengan tokoh masyarakat Bekasi, juga tak menutup kemungkinan dengan pemerintah setempat, agar suasana kembali normal. (adt)