Menurut laporan Reuters, pemerintah Tiongkok menutup 17 laman publik di dalam aplikasi pesan instan WeChat, 24 situs web, dan 9 saluran atau kolom di berbagai situs.
Kantor berita Xinhua asal Tiongkok mewartakan, mengatakan bahwa akun-akun WeChat sudah ditutup selama dua bulan terakhir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Juru bicara CAC, Jiang Jun menuturkan, CAC akan mempublikasikan daftar para pelanggar secara rutin.
Sebelumnya, pemerintah Tiongkok sudah memblokir sejumlah layanan internet internasional populer seperti Google, Twitter, Facebook. YouTube, hingga Snapchat. Negara ini memiliki sistem sensor internet yang kuat, kerap disebut "Great Firewall of China." (adt/eno)