Dari laporan situs EarthSky, asteroid yang memiliki ukuran dua kali lipat kapal pesiar itu akan memancarkan cahaya terang dan bisa disaksikan melalui teleskop. (Baca: Akhir Januari Ada Asteroid Besar Dekati Bumi)
Cahaya paling terang yang akan dipancarkan asteroid 2004 BL86 diprediksi antara pukul 23:07 sampai 23:52 waktu EST di hari yang sama yaitu 26 Januari mendatang, atau sekitar pukul 11:07 hingga 11:52 WIB pada 27 Januari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk Indonesia kira-kira sama seperti kawasan Australia, dan harus tetap menggunakan teropong untuk melihatnya," ujar peneliti fisika matahari bidang Matahari dan Antariksa Lapan, Agustinus Gunawan Admiranto kepada CNN Indonesia, Senin (19/1).
Asteroid 2004 BL86 ditemukan pada 30 Januari 2004 oleh seorang ahli astronomi yang sedang beroperasi di Lincoln Near-Earth Asteorid Research (Linear) di White Sands, New Mexico, Amerika Serikat.
Asteroid ini dinyatakan tidak akan timbulkan ancaman tabrakan bagi Bumi karena sifatnya yang hanya melintasi di dekat orbit Bumi.
Selain asteroid 2004 BL86, adapun asteroid lainnya yang diprediksi akan mendekati Bumi dalam waktu dekat, yakni asteroid 1999 AN10 pada 7 Agustus 2027 pada jarak sekitar 30 ribu kilometer.
(eno/eno)