Komentar ini dilontarkan LG setelah Bloomberg melaporkan bahwa Samsung akan berhenti menggunakan Snapdragon untuk ponsel seri Galaxy S karena mengalami panas berlebih saat diuji.
"Saya sangat menyadari kekhawatiran pasar tenang (Snapdragon) 801, namun kinerja prosesor ini sangat memuaskan," kata Woo Ram-chan, wakil presiden LG untuk perencanaan produk, seperti dikutip dari Reuters.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Samsung Putus Hubungan dengan Qualcomm?
Jika benar Samsung tak mau lagi menggunakan prosesor Snapdragon 801, maka besar kemungkinan seluruh ponsel seri Galaxy S terbaru akan menggunakan prosesor buatan mereka sendiri, Exynoss.
Baik juru bicara Samsung dan Qualcomm menolak memberi permintaan konfirmasi dari Reuters.
Penggunaan prosesor Exynoss akan membuat Samsung melepas ketergantungannya dengan produsen prosesor lain, termasuk MediaTek. Hal ini sekaligus menguji kemampuan Samsung dalam merancang prosesor yang mendapat kepercayaan dari konsumen terkait performa yang hebat dan irit daya.
Dalam waktu dekat ini, Samsung akan meluncurkan seri terbaru Galaxy S. Para analis memprediksi peluncuran produk ini dilakukkan di pameran Mobile World Congress di Barcelona, Spanyol, pada awal Maret 2015. (nez)