Dalam akun Twitter @LizardMafia, kelompok ini mengatakan bahwa pihak Malaysia Airlines memberikan keterangan palsu yang menyatakan bahwa peretas tidak menyentuh data pengguna.
"Kami tegaskan bahwa Malaysia Airlines berbohong mengenai keterangan data pengguna yang tidak dapat kami sentuh," kicau mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya pihak Malaysia Airlines melalui akun resmi Facebooknya mengatakan bahwa perusahaan telah melaporkan serangan ini kepada pihak berwenang di Malaysia.
Peretas Lizard Squad ini beraksi dengan mengganti tampilan halaman utama situs resmi Malaysia Airlines dengan foto kadal lengkap dengan jas dan topi yang menjadi ciri khas mereka.
Sejak senin pagi waktu setempat situs tersebut lumpuh hingga pukul 12.50 WIB.
[Gambas:Twitter] (eno/eno)