Robot ini dikendalikan dengan teknologi video game, dilengkapi sensor-sensor canggih, termasuk satu sensor yang sebelumnya digunakan untuk menggerakkan drone alias pesawat tanpa awak, satelit, dan rudal balistik.
Si cheetah robot ini mampu berlari dengan kecepatan 16 km/jam, melompat setinggi 16 inci dan mendarat dengan sempurna, dan berlari kencang selama setidaknya 15 menit. Semuanya dengan tenaga baterai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para peneliti di MIT menanamkan motor penggerak yang ringan namun bertenaga, perangkat elektronik untuk mengontrol ke-12 motor penggerak itu, dan algoritma yang membuat keempat kaki si robot bisa bergerak tak ubahnya cheetah tanpa hilang keseimbangan atau momentum untuk maju.
Sebuah komputer ditanamkan untuk mengatur data-data yang datang dari berbagai sensor dan mengirimkan perintah ke tiap-tiap motor penggerak.
“Ini seperti Ferrari di dunia robotika,” kata profesor MIT Sangbae Kim. “Kami harus menanamkan semua komponen mahal itu dan membuat robot itu bergerak seperti alamiah.”
Untuk apa robot ini digunakan nantinya? Kim mengatakan harapannya robot ini bisa dipakai dalam operasi SAR di lokasi berbahaya, di mana amat berisiko kalau mengirimkan manusia.