Dikutip dari Reuters, rencana pemangkasan jumlah karyawan ini akan dilakukan untuk wilayah Eropa dan Tiongkok. Hal ini dilakukan untuk menjaga stabilitas bisnis Sony yang kini tengah goyah.
Secara keseluruhan, jumlah pekerja pada divisi ponsel pintar ini akan menyusut hingga 30 persen menjadi sekitar 5.000 pekerja pada akhir tahun fiskal, yang akan berakhir pada Maret 2016.
Lihat juga:Sony Menyerah di Kanada |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi bisnis Sony khususnya pada divisi ponsel pintar memang tengah dipertanyakan. Bahkan sebelumnya Sony dikabarkan akan menutup seluruh toko retail yang ada di Kanada. Seluruh proses penutupan ini diperkirakan akan selesai pada Maret mendatang.
Bahkan kerugian ini berdampak besar bagi perusahaan. CEO Sony, Kazuo Hirai tengah mempertimbangkan untuk menjual unit bisnis ponsel pintar dan televisi jika kondisi buruk ini terus bertahan.
(eno/eno)