Dalam periode tiga bulan yang berakhir pada Desember 2014, Apple mengumumkan bahwa mereka telah menjual 74,5 juta unit iPhone. Laporan pengiriman ponsel iPhone ini dikutip oleh dua lembaga riset, yaitu Strategy Analytics dan Counterpoint.
Sementara itu, dua lembaga riset di atas mencatat data berbeda soal pengiriman ponsel pintar Samsung. Strategy Analytics mencatat Samsung mengirim 74,5 juta unit ponsel pintar. Sementara Counterpoint, mencatat bahwa Samsung mengirimkan 73,8 juta unit ponsel pintar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Data ini memang masih jadi perdebatan di kalangan industri, siapa yang kini menjadi raja dalam industri ponsel pintar dunia? Namun, seorang analis dari Creative Strategies, Ben Bajarin, mengatakan kepada The Verge bahwa Apple adalah pemenangnya.
Apple juga mengumumkan nilai penjualan iPhone di Tiongkok meningkat, dengan nilai mencapai US$ 16,144 miliar atau sekitar Rp 201 triliun. Angka tersebut tumbuh 157 persen dari dibandingkan kuartal ketiga 2014 dan tumbuh 70 persen dari tahun ke tahun.
Baca juga: iPhone Laris di Tiongkok, Apple Kantongi Rp 201 Triliun
Prestasi ini khusus diumumkan Apple karena Tiongkok merupakan pasar besar dunia yang sulit ditaklukan oleh perusahaan asing.
Pendapatan Apple pada kuartal empat 2014 ini, tumbuh menjadi US$ 74,6 miliar dibandingkan US$ 57,6 miliar. Perusahaan mendulang 59 persen pendapatannya dari luar AS. (adt)