Ceritanya berawal dari tahun 2011, saat Microsoft terlibat perjanjian terkait hak paten di Android yang digunakan oleh Samsung. Setelah tiga tahun berjalan, Microsoft mengeluh. Samsung terlambat membayar uang yang dijanjikan.
Microsoft mengajukan keluhan di pengadilan di Amerika Serikat pada bulan Agustus dan menuduh Samsung menahan pembayaran untuk penggunaan teknologi Microsoft di smartphone dan tablet Andoid mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pernyataan bersama yang dikeluarkan, kedua perusahaan mengatakan kesepakatan telah dicapai.
Samsung, seperti vendor Android lainnya, diharuskan membayar sejumlah royalti kepada raksasa software itu karena beberapa paten yang digunakan oleh sistem operasi besutan Google itu.
Android yang merupakan platform terbuka dan gratis menyerahkan masalah itu kepada masing-masing pembuat handset yang menggunakan sistem operasinya. (ded/ded)